Kesuksesan suatu usaha pastinya harus didukung dengan promosi yang bagus. Tanpa adanya promosi, toko kita tak akan ada yang mengunjunginya. Banyak usaha yang kandas karena kurangnya promosi, toko yang bagus akan percuma bila tidak ada pengunjung yang masuk. Untuk itu jika kita sedang menekuni bisnis, baik online atau offline, jangan anggap remeh promosi. Salah satu metode promosi yang saat ini sedang populer adalah dengan promosi online. Banyak cara promosi online, dari iklan gratis sampai iklan yang sangat mahal. Namun, yang harus diperhatikan adalah metode mana yang paling efektif. Salah satu metode yang cukup efektif adalah dengan Pay Per-Click (PPC) yaitu iklan yang hanya dibayar jika iklan kita diklik, jadi tidak ada pihak yang dirugikan, sebagai advertiser juga tidak akan rugi, karena jika iklan mereka tidak ada yang mengunjungi, maka advertiser tidak perlu membayar. Beberapa program yang menyediakan PPC ini antara lain:
1. Google Adwords
Google AdWords merupakan program beriklan dari google dimana kita mendaftarkan website kita untuk ditampilkan pada halaman hasil pencarian google saat sebuah pencarian yang diproses memiliki kata kunci yang sesuai dengan kata kunci adwords kita. Jadi, jika ada pengguna yang memasukkan keyword yang juga menggunakan salah satu keyword kita pada google search, maka iklan kita mungkin akan muncul di samping hasil penelusuran.
Kemudian, orang cukup mengklik iklan untuk membeli dari atau mengetahui selengkapnya tentang website kita. Kita bahkan tidak memerlukan halaman web untuk memulainya karena Google akan membantu membuatkan laman secara gratis. Untuk menggunakan Google Adwords ini kita harus mendaftarkan dulu dengan menggunakan akun gmail kemudian diharuskan untuk melakukan pembayaran sesuai dengan informasi yang diberikan.
2. Google AdSense
Google AdSense juga merupakan program kerjasama periklanan milik Google. Pada AdSense ini sistemnya yakni kita akan memperoleh akses ke Google AdSense untuk pencarian yang akan menampilkan iklan bertarget pada halaman hasil pencarian kita dan AdSense untuk konten yang juga menampilkan iklan pada halaman konten kita. Jadi, kita dapat memperoleh penghasilan dari konten, selain dari pencarian Google. Namun, untuk bergabung dalam Adsense ini kita harus mendaftar dan harus disetujui dulu keanggotaannya. Selain menyediakan iklan-iklan dengan Pay Per-Click, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). Pada AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Google AdSense menggabungkan teknologi pencarian Google dengan ribuan pengiklan kata kunci untuk menampilkan teks iklan yang bertarget ke halaman hasil pencarian. Orang yang menemukan iklan tersebut akan segera mengkliknya. Jika mereka melakukan hal tersebut maka Google akan membayar kita. Dengan pencarian Google, pengunjung Anda dapat mencari web dari situs web Anda. Jika kami telah meng-crawl situs web Anda (dan kemungkinan kami telah melakukannya), fitur SiteSearch kami juga akan memungkinkan pengunjung mencari situs Anda. Google tidak hanya menyediakan teknologi pencarian dan iklan, namun juga akan meng-host halaman hasil pencarian. Jadi, kita tidak perlu membeli perangkat lunak atau membayar pakar teknis untuk menambahkan pencarian ke situs. Kita juga tidak perlu membayar untuk host-nya.
3. Adbrite
Adbrite adalah salah satu alternatif program advertising seperti google adsense. Adbrite ini sistemnya hampir sama dengan Google AdSense namun aturan di Adbrite tak seketat di Adsense. Pada Adbrite pendapatan kita tergantung apad impression yaitu semakin banyak iklan itu muncul di halaman web atau blog kita maka semakin banyak pula pemasukan kita. Jika lebih banyak orang yang mengklik iklannya otomatis pendapatan akan semakin bertambah. Meskipun sistemnya lebih longgar, di Adbrite suka menutup account publisher tanpa alasan yang jelas.
4. Chikita
Chikita merupakan salah satu program Pay Per-Click seperti AdSense. Namun, ada beberapa perbedaan antara Chikita dan program berbasis Pay Per-Click seperti AdSense dan Adbrite yaitu Chikita lebih memiliki produk-produk yang menarik. Selain itu, di Chikita menawarkan program affiliasi yang memberikan penghasilan dari referal bagi publishernya. Batas minimum payout yang ditawarkan oleh Chikita pun jauh lebih rendah dari AdSense yaitu sebesar US$ 10. Pembayarannya pun juga lebih mudah dan cepat karena menggunakan Paypal. Namun, Chikita memiliki beberapa kelemahan antara lain para pemilik website harus memiliki blog berbahasa Inggris dan minimum memiliki page views sebanyak 10.000 perbulan serta iklan Chitika hanya muncul apabila visitor datang dari Canada/US dan itupun dari search engine.
5. Amazon Associate
Amazon Associates adalah program yang diberikan pada siapa saja yang mau membangun toko online dengan mencantumkan link ke produk-produk Amazon. Program ini mirip sepserti program afiliasi lainnya namun yang membedakannya dengan program lain adalah sistemnya yang Pay Per-Sale bukan Pay Per-Click. Maksudnya adalah advertiser yang memasang iklan di Affiliate Amazon hanya akan mendapat komisi jika ada pengunjung website yang membeli barang di amazon.com yang telah diiklankan di website kita melalui referal link. Saat seorang pengunjung toko online membeli sesuatu dari amazon, kita akan mendapat persentase antara 4 sampai 10% dari harga barang.
Beberapa program afiliasi lainnya yang memiliki sistem Pay Per-Click, antara lain:
1. kliksaya.com
2. ppcindo.com
3. kumpulblogger.com
4. adsentra.com
5. adsensecamp.com
Referensi:
https://www.google.com/adsense/login/in/?hl=in&sourceid=aso&subid=us-et-ads
https://www.google.com/adsense/static/in/WsOverview.html?hl=in&gsessionid=SRTaUOZgSUsXTG3ba3evPw
http://www.abetobing.com/blog/cara-memasang-iklan-di-google-adwords-31.html
http://www.dstudiobali.com/webdesign/adbrite-alternatif-pengganti-adsense/
Thursday, May 13, 2010
“Perkembangan Teknologi Web – Web 1.0 dan Web.2.0”
Dewasa ini internet telah banyak mempengaruhi kehidupan manusia. Semakin banyak orang yang menggantungkan perkembangan informasinya melalui internet sehingga teknologi yang digunakan dalam pembangunan situs web pun terus berkembang. Awalnya web hanya dapat menyimpan dan menampilkan teks namun dengan adanya perkembangan teknologi khususnya perkembangan sistem operasi dengan tampilan grafis membuat aplikasi untuk menampilkan web atau biasa disebut web browser juga mampu menampilkan gambar, suara, dan animasi, atau video.Teknologi web yang pertama kali digunakan adalah web 1.0 kemudian berkembang menjadi web 2.0 dn kabarnya akan muncul lagi web 3.0 namun yang saat ini akan dibahas lebih lanjut adalah mengenai web 1.0 dan web 2.0.
Web 1.0
Web 1.0 adalah generasi pertama perkembangan desain web. Web 1.0 merupakan teknologi web pertama yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa HTML (hyper text markup language) sebagai bahasa utamanya. Web masih mengandalkan halaman statis dari tag-tag HTML sehingga pengunjung hanya dapat mencari dan browsing informasi-informasi yang ada pada web. Pada web ini, pengunjung hanya dapat membaca karena web ini hanya berkontent text. Para pengunjung juga tidak dapat berinteraksi di dalam websitenya, seperti member komentar, memberi informasi baru, menambahkan informasi, di website ini terletak adanya keterbatasan bagi para pengunjungnya. Pada awalnya teknologi ini dimanfaatkan oleh pelaku bisnis/perusahaan untuk menampilkan informasi profil bisnisnya ke khalayak umum. Web 1.0 adalah retronym yang merujuk pada World Wide Web dan setiap web gaya digunakan sebelum kedatangan Web 2.0. Ini adalah istilah umum yang telah dibuat untuk menjelaskan web sebelum ‘ledakan dari dot-com doom’ pada tahun 2001, yang dianggap oleh banyak sebagai pasak untuk internet. Web 1.0 termasuk tren khawatir atas keprihatinan privasi resuting dalam satu arah aliran informasi, melalui website yang berisi ‘hanya-baca’ bahan. Sehingga mengakibatkan luas komputer lambat buta huruf dan koneksi internet untuk ditambahkan batasan dari internet.
Sifat utama dari Web 1.0 adalah read only dan bersifat web statis. Isi dari web 1.0 diatur oleh pembuat web tersebut, seperti berisi HTML, advertising-nya, dan direct link yang biasanya sudah diatur dan dibuat oleh pemilik web. Sistem jaringan pada web 1.0 adalah client-server. Selain itu, ciri-ciri umum dari Web 1.0 adalah consult, surf dan search. Disini pengguna hanya bisa membaca dari hasil browsing, karena tidak ada hubungan antar pengakses. Untuk mengakses Web 1.0, pengunjung harus secara langsung menuju ke alamat websitenya dan tidak bisa menggunakan layanan software seperti di desktop secara langsung. Keterbatasan pada Web 1.0 mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.
Web 2.0
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, inovasi dalam dunia web semakin hari semakin mengalami perkembangan yang berarti. Ini dibuktikan dengan adanya Teknologi Web 2.0 dimana istilahnya untuk pertama kali dicetuskan pada tahun 2003 oleh O’Reilly Media, dan dipopulerkan pada konferensi Web 2.0 pertama di tahun 2004. O’Reilly Media berkolaborasi dengan MediaLive International mempopulerkan istilah ini dalam berbagai konferensi sejak 2004, sehingga kemudian istilah ini semakin dikenal.
Web 2.0 merupakan web sebagai platform serta teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan AJAX. HTML selalu disandingkan dengan CSS untuk mempercantik tampilan web. JavaScript membuat tampilan yang dinamis. XML digunakan untuk mendefinisikan format data. AJAX adalah penggabungan dari JavaScript dan XML yang menekankan pada pengelolaan konten. Ini adalah era dimana user-generated content berlangsung dimana web tidak hanya bersifat statis namun bersifat dinamis, atau dapat read-write dalam sebuah web.
Masyarakat dapat menggunakannya sekaligus pula dapat memberikan kontribusi informasi melalui blogs atau situs seperti Flickr, Youtube, Digg dan lainnya. Web 2.0 merupakan era dimana user-generated content dimana pengguna dapat mengubah konten dan tampilan dari web tersebut serta tak ada keterbatasan dalam berinteraksi.
Pada era Web 2.0 pengadaan konten tak didominasi oleh geek namun dibutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar sehingga kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa. Web 2.0 mempunyai kelebihan dimana interaksi sosial di dunia maya sudah menjadi kebutuhan, sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Facebook dan Twitter.
Web 2.0 mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Kemampuan Web 2.0 juga dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, dan voice seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi, dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet. Salah satu karakteristik pentingnya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0.
Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu. Software tersebut misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).
Dan dengan adanya fitur seperti ini, maka kita dapat membuat dokumen secara langsung di dalam web browser tanpa harus melakukan instalasi kembali, dan tidak hanya itu, dokumen yang telah kita buat, dapat langsung kita share terhadap sesama pengguna situs tersebut. Seperti contohnya, di Google kita bisa langsung membuka sebuah dokumen dalam bentuk power point, excel, maupun word, dan bisa juga langsung kita ubah isi dan konten dokumen tersebut.
Dengan adanya Web 2.0, para produsen tidak perlu lagi memproduksi barang atau produknya dalam bentuk fisik, melainkan bisa dipromosikan di dalam Web 2.0 ini, karena web sudah menjadi platform, dan pengguna tinggal mampir ke dalam web tersebut dan menjalankan aplikasi yang ingin digunakan. Dengan demikian Web 2.0 juga berpotensi dalam bidang bisnis. Tidak perlu repot-repot lagi membuat promosi dalam bentuk fisik, tapi cukup dengan menaruh promosi tersebut di dalam web.
Referensi:
http://fastestsollutions.co.cc/?tag=web-10
http://www.newmedia.web.id/2008/09/perbandingan-aplikasi-web-10-dengan-web-20/
http://www.sizlopedia.com/2007/08/18/web-10-vs-web-20-the-visual-difference/
http://teknologi.kompasiana.com/2010/01/15/web-20-dan-information-society/
Web 1.0
Web 1.0 adalah generasi pertama perkembangan desain web. Web 1.0 merupakan teknologi web pertama yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa HTML (hyper text markup language) sebagai bahasa utamanya. Web masih mengandalkan halaman statis dari tag-tag HTML sehingga pengunjung hanya dapat mencari dan browsing informasi-informasi yang ada pada web. Pada web ini, pengunjung hanya dapat membaca karena web ini hanya berkontent text. Para pengunjung juga tidak dapat berinteraksi di dalam websitenya, seperti member komentar, memberi informasi baru, menambahkan informasi, di website ini terletak adanya keterbatasan bagi para pengunjungnya. Pada awalnya teknologi ini dimanfaatkan oleh pelaku bisnis/perusahaan untuk menampilkan informasi profil bisnisnya ke khalayak umum. Web 1.0 adalah retronym yang merujuk pada World Wide Web dan setiap web gaya digunakan sebelum kedatangan Web 2.0. Ini adalah istilah umum yang telah dibuat untuk menjelaskan web sebelum ‘ledakan dari dot-com doom’ pada tahun 2001, yang dianggap oleh banyak sebagai pasak untuk internet. Web 1.0 termasuk tren khawatir atas keprihatinan privasi resuting dalam satu arah aliran informasi, melalui website yang berisi ‘hanya-baca’ bahan. Sehingga mengakibatkan luas komputer lambat buta huruf dan koneksi internet untuk ditambahkan batasan dari internet.
Sifat utama dari Web 1.0 adalah read only dan bersifat web statis. Isi dari web 1.0 diatur oleh pembuat web tersebut, seperti berisi HTML, advertising-nya, dan direct link yang biasanya sudah diatur dan dibuat oleh pemilik web. Sistem jaringan pada web 1.0 adalah client-server. Selain itu, ciri-ciri umum dari Web 1.0 adalah consult, surf dan search. Disini pengguna hanya bisa membaca dari hasil browsing, karena tidak ada hubungan antar pengakses. Untuk mengakses Web 1.0, pengunjung harus secara langsung menuju ke alamat websitenya dan tidak bisa menggunakan layanan software seperti di desktop secara langsung. Keterbatasan pada Web 1.0 mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.
Web 2.0
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, inovasi dalam dunia web semakin hari semakin mengalami perkembangan yang berarti. Ini dibuktikan dengan adanya Teknologi Web 2.0 dimana istilahnya untuk pertama kali dicetuskan pada tahun 2003 oleh O’Reilly Media, dan dipopulerkan pada konferensi Web 2.0 pertama di tahun 2004. O’Reilly Media berkolaborasi dengan MediaLive International mempopulerkan istilah ini dalam berbagai konferensi sejak 2004, sehingga kemudian istilah ini semakin dikenal.
Web 2.0 merupakan web sebagai platform serta teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan AJAX. HTML selalu disandingkan dengan CSS untuk mempercantik tampilan web. JavaScript membuat tampilan yang dinamis. XML digunakan untuk mendefinisikan format data. AJAX adalah penggabungan dari JavaScript dan XML yang menekankan pada pengelolaan konten. Ini adalah era dimana user-generated content berlangsung dimana web tidak hanya bersifat statis namun bersifat dinamis, atau dapat read-write dalam sebuah web.
Masyarakat dapat menggunakannya sekaligus pula dapat memberikan kontribusi informasi melalui blogs atau situs seperti Flickr, Youtube, Digg dan lainnya. Web 2.0 merupakan era dimana user-generated content dimana pengguna dapat mengubah konten dan tampilan dari web tersebut serta tak ada keterbatasan dalam berinteraksi.
Pada era Web 2.0 pengadaan konten tak didominasi oleh geek namun dibutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar sehingga kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa. Web 2.0 mempunyai kelebihan dimana interaksi sosial di dunia maya sudah menjadi kebutuhan, sehingga era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit. Di era Web 2.0 sekarang, penggunaan web untuk berbagi, pertemanan, kolaborasi menjadi sesuatu yang penting. Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Facebook dan Twitter.
Web 2.0 mempunyai keuntungan yaitu memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan. Kemampuan Web 2.0 juga dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, dan voice seperti layaknya aplikasi desktop, bahkan berlaku seperti sistem operasi, dengan menggunakan dukungan AJAX atau berbagai plug-in (API) yang ada di internet. Salah satu karakteristik pentingnya adalah adanya dukungan pada pemrograman yang sederhana dan ide akan web service atau RSS. Ketersediaan RSS akan menciptakan kemudahan untuk di-remix oleh website lain dengan menggunakan tampilannya masing-masing dan dukungan pemrograman yang sederhana. Adanya kemajuan inovasi pada antar-muka di sisi pengguna merupakan karakter dari Web 2.0.
Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu. Software tersebut misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel).
Dan dengan adanya fitur seperti ini, maka kita dapat membuat dokumen secara langsung di dalam web browser tanpa harus melakukan instalasi kembali, dan tidak hanya itu, dokumen yang telah kita buat, dapat langsung kita share terhadap sesama pengguna situs tersebut. Seperti contohnya, di Google kita bisa langsung membuka sebuah dokumen dalam bentuk power point, excel, maupun word, dan bisa juga langsung kita ubah isi dan konten dokumen tersebut.
Dengan adanya Web 2.0, para produsen tidak perlu lagi memproduksi barang atau produknya dalam bentuk fisik, melainkan bisa dipromosikan di dalam Web 2.0 ini, karena web sudah menjadi platform, dan pengguna tinggal mampir ke dalam web tersebut dan menjalankan aplikasi yang ingin digunakan. Dengan demikian Web 2.0 juga berpotensi dalam bidang bisnis. Tidak perlu repot-repot lagi membuat promosi dalam bentuk fisik, tapi cukup dengan menaruh promosi tersebut di dalam web.
Referensi:
http://fastestsollutions.co.cc/?tag=web-10
http://www.newmedia.web.id/2008/09/perbandingan-aplikasi-web-10-dengan-web-20/
http://www.sizlopedia.com/2007/08/18/web-10-vs-web-20-the-visual-difference/
http://teknologi.kompasiana.com/2010/01/15/web-20-dan-information-society/
Web Statis dan Web Dinamis
Web merupakan salah satu fasilitas yang ada di internet yang terdiri dari kumpulan-kumpulan halaman multimedia yang menggunakan protokol HTML serta dibutuhkan web server untuk mengaksesnya. Web sendiri dibedakan menjadi dua yaitu:
1. Web Statis
Web statis adalah jenis web yang contentnya atau isinya tak dapat diubah-ubah dan diupdate secara real time. Jenis web ini hanya terdiri dari kumpulan link-link saja dan dibuat dengan kode HTML dan terkadang dilengkapi dengan javascript dan flash untuk memperindah halaman. Untuk mengubah konten dari web statis ini kita harus merombak lagi kode-kode HTML dan hanya dapat dilakukan oleh orang yang mengerti bahasa HTML. Pembuatannya cendrung mudah namun popularitasnya kurang di search engine sehingga untuk mempopulerkan web statis ini diperlukan usaha lebih. Web statis ini tak memiliki database dan cendrung mengutamakan dari sisi estetikanya saja. Biasanya untuk web statis ini hanya menampilkan informasi-informasi saja serta jenis web ini seperti brosur yang ada di internet. Aplikasi dari jenis web ini seringkali kita temui pada website yang menampilkan profil perusahaan yang bertujuan hanya melakukan komunikasi satu dengan pengunjung websitenya.
Pengolahan data yang ada di web statis menggunakan pemrogaman web secara “client side programming”. Maksudnya adalah pengolahan datanya dilakukan dari sisi client serta server dari situs ini hanya mengirimkan script kepada browser client yang nanti akan diolah di computer client sehinnga client dapat melihat script yang digunakan oleh website tersebut. Semua sintaks dan perintah program dijalankan di web browser, sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script, script tersebut akan diambil dari web server kemudian dijalankan di web browser yang bersangkutan. Agar semua script yang masuk kategori ini dapat diterjemahkan oleh web browser maka didalam web browser terdapat sebuah komponen/ modul/ “engine” yang memiliki daftar pustaka (library) yang mampu mengenali semua perintah-perintah yang terdapat pada kategori client side programming.
Proses pembuatan dan perancangan web statis ini biasanya dilakukan secara offline kemudian jika situs tersebut sudah dianggap siap untuk dipublish maka web tersebut diupload ke dalam sebuah web server yang berfungsi untuk menyimpan halaman web yang telah selesai dibuat tadi. Untuk melakukan perombakan pun harus dilakukan secara offline serta jika kita melakukan perombakan maka sifatnya adalah mengganti halaman sebelumnya dengan halaman yang sudah diperbaharui. Seperti yang telah dijelaskan di atas biasanya bahasa pemprograman web statis menggunakan bahasa HTML (Hypertext Markup language), javascript, XML (Extensible Markup language) serta CSS (Cascading Style Sheet). Untuk membuat web statis ini kita dapat menggunakan Microsoft FrontPage, Dream Weaver dan sebagainya.
2. Web Dinamis
Web Dinamis adalah web yang menampilkan informasi yang bersifat dinamis, dapat diubah-ubah serta dapat saling berinterkasi dengan user. Jenis web ini biasanya memiliki front-end dan back-end. Front-end adalah halaman-halaman situs yang dapat diakses oleh pengunjung sedangkan back-end merupakan admin area yang hanya dapat diakses oleh pengelola web tersebut tentunya dengan username dan password yang telah diatur sebelumnya. Web dinamis juga bisa dibuat interaktif dimana pengunjung atau user bisa meninggalkan komentar, menuliskan artikel baru dan lain-lain tergantung fungsi dan tujuan situs tersebut. Karena dalam rentang waktu tertentu konten dari website tersebut berubah web dinamis selalu memiliki program yang bekerja di sisi server. Jadi, salah satu ciri dari website dinamis adalah adanya program yang berjalan disisi server untuk memanage perubahan data yang ditampilkan oleh website dinamis tersebut. Beberapa contoh dari web dinamis ini antara lain:
• Situs berita → BBC.com, kompas.com, detiknews.com, dsb.
• Situs jejaring sosial → Facebook, Twitter, Myspace,Friendster, dsb.
• Forum-forum → Kaskus, Macclub.com, detik forum, dsb.
• Web yang menjual produk secara online (e-Commerce).
• Search Engine → Google, Yahoo, Bing, dsb.
• Archive Site → Wikipedia, Yahoo Groups, dsb.
• File Sharing → 4shared.com, Flickr, Photobucket, dsb,
• Business Online Site
• Dan lain-lain.
Pembuatan web dinamis jauh lebih rumit dan komplikatif tergantung fitur-fitur yang diinginkan. Yang pasti untuk membangun sebuah web dinamis tidak cukup dengan bahasa HTML biasa tapi juga harus mengabungkan antara Web Server (Apache, IIS, Tomcat), bahasa pemprograman/script yang bekerja di sisi server tersebut (PHP, Perl, ASP dll) serta database. Web dinamis dikendalikan oleh administrator dan bersifat “server side programming” yaitu segala pemprosesan data dan request dari client/ pengakses dilakukan di dalam web server, dan client yang merequest hanya diberikan hasil pemrosesan data yang tadi diminta dalam bentuk sebuah halaman HTML. Web server terintegrasi dengan sebuah mesin (engine)/ modul yang didalamnya terdapat daftar pustaka (library) yang mampu menterjemahkan script-script tersebut yang kemudian setelah di terjemahkan di server kemudian dikirim (ditampilkan) ke client (web browser) dalam format. Mesin (engine) tersebut harus di install terlebih dahulu karena mesin-mesin tersebut memiliki karakteristik yang berbeda untuk tiap script (bahasa pemrograman) yang digunakan.
Server side programming memiliki kelebihan, diantaranya: mampu berinteraksi dengan banyak perangkat lunak basis data (database), mampu mengelola sumber daya yang terdapat di sistem operasi dan perangkat keras komputer, mampu dijalankan di semua sistem operasi (multi plattform), aman karena scriptnya di proses di server yang tidak dapat dilihat dari sisi client (web browser).
Referensi:
http://www.info-baru.com/2007/12/web-statis-dan-dinamis.html
http://www.kuliah-informatika.com/2009/09/membuat-website-dinamis-dengan-html-dan.html
http://www.pusatgratis.com/ebook-gratis/ebook-tutorial-internet/membuat-website-statis-dengan-microsoft-frontpage.html
http://www.rockholderdesign.com/web-design/membuat-web-dinamis/
1. Web Statis
Web statis adalah jenis web yang contentnya atau isinya tak dapat diubah-ubah dan diupdate secara real time. Jenis web ini hanya terdiri dari kumpulan link-link saja dan dibuat dengan kode HTML dan terkadang dilengkapi dengan javascript dan flash untuk memperindah halaman. Untuk mengubah konten dari web statis ini kita harus merombak lagi kode-kode HTML dan hanya dapat dilakukan oleh orang yang mengerti bahasa HTML. Pembuatannya cendrung mudah namun popularitasnya kurang di search engine sehingga untuk mempopulerkan web statis ini diperlukan usaha lebih. Web statis ini tak memiliki database dan cendrung mengutamakan dari sisi estetikanya saja. Biasanya untuk web statis ini hanya menampilkan informasi-informasi saja serta jenis web ini seperti brosur yang ada di internet. Aplikasi dari jenis web ini seringkali kita temui pada website yang menampilkan profil perusahaan yang bertujuan hanya melakukan komunikasi satu dengan pengunjung websitenya.
Pengolahan data yang ada di web statis menggunakan pemrogaman web secara “client side programming”. Maksudnya adalah pengolahan datanya dilakukan dari sisi client serta server dari situs ini hanya mengirimkan script kepada browser client yang nanti akan diolah di computer client sehinnga client dapat melihat script yang digunakan oleh website tersebut. Semua sintaks dan perintah program dijalankan di web browser, sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script, script tersebut akan diambil dari web server kemudian dijalankan di web browser yang bersangkutan. Agar semua script yang masuk kategori ini dapat diterjemahkan oleh web browser maka didalam web browser terdapat sebuah komponen/ modul/ “engine” yang memiliki daftar pustaka (library) yang mampu mengenali semua perintah-perintah yang terdapat pada kategori client side programming.
Proses pembuatan dan perancangan web statis ini biasanya dilakukan secara offline kemudian jika situs tersebut sudah dianggap siap untuk dipublish maka web tersebut diupload ke dalam sebuah web server yang berfungsi untuk menyimpan halaman web yang telah selesai dibuat tadi. Untuk melakukan perombakan pun harus dilakukan secara offline serta jika kita melakukan perombakan maka sifatnya adalah mengganti halaman sebelumnya dengan halaman yang sudah diperbaharui. Seperti yang telah dijelaskan di atas biasanya bahasa pemprograman web statis menggunakan bahasa HTML (Hypertext Markup language), javascript, XML (Extensible Markup language) serta CSS (Cascading Style Sheet). Untuk membuat web statis ini kita dapat menggunakan Microsoft FrontPage, Dream Weaver dan sebagainya.
2. Web Dinamis
Web Dinamis adalah web yang menampilkan informasi yang bersifat dinamis, dapat diubah-ubah serta dapat saling berinterkasi dengan user. Jenis web ini biasanya memiliki front-end dan back-end. Front-end adalah halaman-halaman situs yang dapat diakses oleh pengunjung sedangkan back-end merupakan admin area yang hanya dapat diakses oleh pengelola web tersebut tentunya dengan username dan password yang telah diatur sebelumnya. Web dinamis juga bisa dibuat interaktif dimana pengunjung atau user bisa meninggalkan komentar, menuliskan artikel baru dan lain-lain tergantung fungsi dan tujuan situs tersebut. Karena dalam rentang waktu tertentu konten dari website tersebut berubah web dinamis selalu memiliki program yang bekerja di sisi server. Jadi, salah satu ciri dari website dinamis adalah adanya program yang berjalan disisi server untuk memanage perubahan data yang ditampilkan oleh website dinamis tersebut. Beberapa contoh dari web dinamis ini antara lain:
• Situs berita → BBC.com, kompas.com, detiknews.com, dsb.
• Situs jejaring sosial → Facebook, Twitter, Myspace,Friendster, dsb.
• Forum-forum → Kaskus, Macclub.com, detik forum, dsb.
• Web yang menjual produk secara online (e-Commerce).
• Search Engine → Google, Yahoo, Bing, dsb.
• Archive Site → Wikipedia, Yahoo Groups, dsb.
• File Sharing → 4shared.com, Flickr, Photobucket, dsb,
• Business Online Site
• Dan lain-lain.
Pembuatan web dinamis jauh lebih rumit dan komplikatif tergantung fitur-fitur yang diinginkan. Yang pasti untuk membangun sebuah web dinamis tidak cukup dengan bahasa HTML biasa tapi juga harus mengabungkan antara Web Server (Apache, IIS, Tomcat), bahasa pemprograman/script yang bekerja di sisi server tersebut (PHP, Perl, ASP dll) serta database. Web dinamis dikendalikan oleh administrator dan bersifat “server side programming” yaitu segala pemprosesan data dan request dari client/ pengakses dilakukan di dalam web server, dan client yang merequest hanya diberikan hasil pemrosesan data yang tadi diminta dalam bentuk sebuah halaman HTML. Web server terintegrasi dengan sebuah mesin (engine)/ modul yang didalamnya terdapat daftar pustaka (library) yang mampu menterjemahkan script-script tersebut yang kemudian setelah di terjemahkan di server kemudian dikirim (ditampilkan) ke client (web browser) dalam format. Mesin (engine) tersebut harus di install terlebih dahulu karena mesin-mesin tersebut memiliki karakteristik yang berbeda untuk tiap script (bahasa pemrograman) yang digunakan.
Server side programming memiliki kelebihan, diantaranya: mampu berinteraksi dengan banyak perangkat lunak basis data (database), mampu mengelola sumber daya yang terdapat di sistem operasi dan perangkat keras komputer, mampu dijalankan di semua sistem operasi (multi plattform), aman karena scriptnya di proses di server yang tidak dapat dilihat dari sisi client (web browser).
Referensi:
http://www.info-baru.com/2007/12/web-statis-dan-dinamis.html
http://www.kuliah-informatika.com/2009/09/membuat-website-dinamis-dengan-html-dan.html
http://www.pusatgratis.com/ebook-gratis/ebook-tutorial-internet/membuat-website-statis-dengan-microsoft-frontpage.html
http://www.rockholderdesign.com/web-design/membuat-web-dinamis/
Pencarian Data Internet Secara Global
Semenjak website menjadi populer menyebabkan mereka semakin rentan terhadap masalah keramaian di dunia internet yang dapat menimbulkan crash terhadap suatu situs yang otomatis membuat para pengguna lama dalam mengakses situs yang ingin diakses. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa software yang dapat menginformasikan trafik di dunia internet serta penggunaan internet agar lebih cepat dan efisien:
1. Akamai
Akamai adalah piranti pemantau trafik di internet dan merupakan third party software yang tercipta atas penelitian di MIT yang berguna mengawasi trafik di internet seperti kecepatan akses, virus-virus yang masuk dan lain-lain. Akamai dapat memberikan informasi mengapa lalu lintas di web bisa sangat lambat, terinfeksi ataupun tak terdeteksi. Jadi, Akamai memantau kondisi lalu lintas di web dan mengidentifikasi apa yang menyebabkan hal tersebut sehingga dapat memberikan data dan keamanan agar pengguna dapat mengakses situs yang dituju lebih cepat. Biasanya klien dari Akamai adalah search engines seperti Google dan Yahoo!. Akamai ini digunakan untuk mengatur website dari search engines tersebut. Tentunya banyak orang yang mengakses search engines di setiap waktu yang dapat membuat lamban kinerja dari search engine tersebut. Jika sebuah perusahaan menggunakan jasa Akamai pada website perusahaan mereka maka ketika kita mengakses website tersebut Akamai akan membantu kerja dari website tersebut. Untuk file-file html memang akan langsung mengakses website perusahaan tersebut namun bagi file-file yang ‘cukup berat’ seperti video, audio dan image maka akan diteruskan ke server Akamai terdekat. Tapi secara prakteknya tidak sesederhana itu, Akamai mempunyai ribuan server yang tersebar di seluruh dunia dan tentu saja aplikasi yang berisi algoritma tertentu untuk mempercepat pengaksesan sebuah halaman web perusahaan yang menjadi client-nya1 . Tak hanya itu, Akamai juga memberikan data mengenai negara mana yang paling banyak online atau menuju website tertentu, negara yang paling lambat koneksi internetnya, negara mana yang paling sering terinfeksi virus dan sebagainya. Jadi, dengan mengetahui hal tersebut dapat melakukan hal preventif misalnya terhadap negara yang paling sering terkena virus dengan lebih meningkatkan sistem keamanan internetnya. Tapi, semua hal yang dijelaskan di atas hanya dapat dilakukan di daerah yang dipasangi server Akamai.
______________________________
1 http://www.kaskus.us/showthread.php?p=144220383
2. Google Analytic
Google Analytic merupakan software keluaran google yang dapat menginformasikan lalu lintas dan interaksi yang ada di website kita. Jadi, google analytic berbeda dengan hit counter yang hanya menghitung berapa banyak orang yang keluar masuk ke dalam website kita. Kita dapat membandingkan perilaku dan keuntungan pengunjung yang diarahkan dari setiap iklan, kata kunci, mesin pencari, dan email kita, serta mendapatkan pemahaman yang berharga tentang cara menyempurnakan konten dan desain website. Kita dapat menambahkan google analytic ke dalam website kita dengan sign up ke account google kemudian ada kode yang yang harus kita tambahkan dan umumnya ada di footer. Kemudian ada beberapa pengaturan lanjutan untuk langkah yang lebih lanjut2. Apapun ukuran situs dan bagaimanapun kita mengarahkan lalu lintas ke situs tersebut dengan pencarian gratis, situs mitra, AdWords, atau program biaya per klik lainnya Google Analytics akan melacaknya, dari klik hingga konversi. Selain itu, Google Analytic juga memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti misalnya dalam bidang pemasaran dimana kita dapat meningkatkan ROI dengan melacak biaya kampanye dan menggabungkan data tersebut dengan data konversi berdasarkan tiap halaman. Google Analytics akan mengimpor data biaya AdWords secara otomatis, sehingga Anda dapat melacak efektivitas kampanye AdWords dan menandai URL tujuan AdWords secara otomatis untuk melacak kata kunci dan tingkat konversi kampanye tanpa harus bersusah payah. Google Analytic ini yang merupakan paket analisis dengan fitur yang sangat lengkap, disediakan oleh Google secara gratis sehingga semua orang dapat dengan mudah menggunakan software ini3.
3. Data Mining
Seiring dengan perkembangan zaman data yang tersedia begitu banyak sehingga manusia tak dapat menganalisisnya secara manual. Data mining merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk mengurutkan data yang volumenya sangat banyak sehingga dapat menyaring dalam skala besar informasi yang kita inginkan. Data mining ini merupakan gabungan dari statistika, machine learning dan visualisasi. Ada tiga komponen penting dalam data mining yaitu data, teknik data mining dan modelling. Pertama, harus ada data dalam jumlah yang besar yang akan dikumpulkan, dibersihkan, divalidasi, dipersiapkan untuk disimpan dalam suatu data warehouse yang nantinya akan dianalisis. Kemudian, kemampuan model harus diperhatikan karena model yang akan kita pilih akan menentukan kita dalam menyelesaikan masalah yang kita hadapi.
__________________________
2 http://www.techtalkformoms.com/index.php/2010/business-website-tips/what-is-google-analytics/
3http://adwords.google.com/support/aw/bin/answer.py?hl=id&answer=5553
Ada beberapa model yang dapat kita gunakan yaitu klastering, klasifikasi, deteksi anomali serta prediksi. Setelah itu harus ada teknik data mining yang kita kuasai untuk menyelesaikan model yang kita punyai. Data mining tentunya juga dapat digunakan dalam bidang pemasaran. Dengan menggunakan model prediksi kita dapat menentukan target marketing. Dari data yang didapat dari periode sebelumnya, kita dapat mengidentifikasi target market yang paling mungkin untuk dilakukan promosi di masa yang akan datang. Jadi, dengan pemodelan prediksi komputer akan diisi data yang telah ditempatkan pada situasi atau keadaan yang telah diketahui atau diinginkan kemudian software dari data mining akan menggunakannya dan mengambilnya sesuai dengan pemodelan yang digunakan. Dengan hal ini, kita dapat memprediksi dan meminimalisir kesalahan serta mempercepat proses analisis data.
Referensi:
Dilley, John., Maggs, Bruce., Parikh, Jay., Prokop, Harald., Sitaraman, Ramesh., Weihl, Bill. (2002), Globally Distributed Content Delivery, Akamai Technologies: Globl Deployment of Data Centers. Hal 50-51
http://databases.about.com/od/datamining/a/datamining.htm
http://www.google.com/analytics/
http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?view=article&catid=20%3Ainformatika&id=481%3Adata-mining&option=com_content&Itemid=15
1. Akamai
Akamai adalah piranti pemantau trafik di internet dan merupakan third party software yang tercipta atas penelitian di MIT yang berguna mengawasi trafik di internet seperti kecepatan akses, virus-virus yang masuk dan lain-lain. Akamai dapat memberikan informasi mengapa lalu lintas di web bisa sangat lambat, terinfeksi ataupun tak terdeteksi. Jadi, Akamai memantau kondisi lalu lintas di web dan mengidentifikasi apa yang menyebabkan hal tersebut sehingga dapat memberikan data dan keamanan agar pengguna dapat mengakses situs yang dituju lebih cepat. Biasanya klien dari Akamai adalah search engines seperti Google dan Yahoo!. Akamai ini digunakan untuk mengatur website dari search engines tersebut. Tentunya banyak orang yang mengakses search engines di setiap waktu yang dapat membuat lamban kinerja dari search engine tersebut. Jika sebuah perusahaan menggunakan jasa Akamai pada website perusahaan mereka maka ketika kita mengakses website tersebut Akamai akan membantu kerja dari website tersebut. Untuk file-file html memang akan langsung mengakses website perusahaan tersebut namun bagi file-file yang ‘cukup berat’ seperti video, audio dan image maka akan diteruskan ke server Akamai terdekat. Tapi secara prakteknya tidak sesederhana itu, Akamai mempunyai ribuan server yang tersebar di seluruh dunia dan tentu saja aplikasi yang berisi algoritma tertentu untuk mempercepat pengaksesan sebuah halaman web perusahaan yang menjadi client-nya1 . Tak hanya itu, Akamai juga memberikan data mengenai negara mana yang paling banyak online atau menuju website tertentu, negara yang paling lambat koneksi internetnya, negara mana yang paling sering terinfeksi virus dan sebagainya. Jadi, dengan mengetahui hal tersebut dapat melakukan hal preventif misalnya terhadap negara yang paling sering terkena virus dengan lebih meningkatkan sistem keamanan internetnya. Tapi, semua hal yang dijelaskan di atas hanya dapat dilakukan di daerah yang dipasangi server Akamai.
______________________________
1 http://www.kaskus.us/showthread.php?p=144220383
2. Google Analytic
Google Analytic merupakan software keluaran google yang dapat menginformasikan lalu lintas dan interaksi yang ada di website kita. Jadi, google analytic berbeda dengan hit counter yang hanya menghitung berapa banyak orang yang keluar masuk ke dalam website kita. Kita dapat membandingkan perilaku dan keuntungan pengunjung yang diarahkan dari setiap iklan, kata kunci, mesin pencari, dan email kita, serta mendapatkan pemahaman yang berharga tentang cara menyempurnakan konten dan desain website. Kita dapat menambahkan google analytic ke dalam website kita dengan sign up ke account google kemudian ada kode yang yang harus kita tambahkan dan umumnya ada di footer. Kemudian ada beberapa pengaturan lanjutan untuk langkah yang lebih lanjut2. Apapun ukuran situs dan bagaimanapun kita mengarahkan lalu lintas ke situs tersebut dengan pencarian gratis, situs mitra, AdWords, atau program biaya per klik lainnya Google Analytics akan melacaknya, dari klik hingga konversi. Selain itu, Google Analytic juga memberikan informasi yang dapat ditindaklanjuti misalnya dalam bidang pemasaran dimana kita dapat meningkatkan ROI dengan melacak biaya kampanye dan menggabungkan data tersebut dengan data konversi berdasarkan tiap halaman. Google Analytics akan mengimpor data biaya AdWords secara otomatis, sehingga Anda dapat melacak efektivitas kampanye AdWords dan menandai URL tujuan AdWords secara otomatis untuk melacak kata kunci dan tingkat konversi kampanye tanpa harus bersusah payah. Google Analytic ini yang merupakan paket analisis dengan fitur yang sangat lengkap, disediakan oleh Google secara gratis sehingga semua orang dapat dengan mudah menggunakan software ini3.
3. Data Mining
Seiring dengan perkembangan zaman data yang tersedia begitu banyak sehingga manusia tak dapat menganalisisnya secara manual. Data mining merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk mengurutkan data yang volumenya sangat banyak sehingga dapat menyaring dalam skala besar informasi yang kita inginkan. Data mining ini merupakan gabungan dari statistika, machine learning dan visualisasi. Ada tiga komponen penting dalam data mining yaitu data, teknik data mining dan modelling. Pertama, harus ada data dalam jumlah yang besar yang akan dikumpulkan, dibersihkan, divalidasi, dipersiapkan untuk disimpan dalam suatu data warehouse yang nantinya akan dianalisis. Kemudian, kemampuan model harus diperhatikan karena model yang akan kita pilih akan menentukan kita dalam menyelesaikan masalah yang kita hadapi.
__________________________
2 http://www.techtalkformoms.com/index.php/2010/business-website-tips/what-is-google-analytics/
3http://adwords.google.com/support/aw/bin/answer.py?hl=id&answer=5553
Ada beberapa model yang dapat kita gunakan yaitu klastering, klasifikasi, deteksi anomali serta prediksi. Setelah itu harus ada teknik data mining yang kita kuasai untuk menyelesaikan model yang kita punyai. Data mining tentunya juga dapat digunakan dalam bidang pemasaran. Dengan menggunakan model prediksi kita dapat menentukan target marketing. Dari data yang didapat dari periode sebelumnya, kita dapat mengidentifikasi target market yang paling mungkin untuk dilakukan promosi di masa yang akan datang. Jadi, dengan pemodelan prediksi komputer akan diisi data yang telah ditempatkan pada situasi atau keadaan yang telah diketahui atau diinginkan kemudian software dari data mining akan menggunakannya dan mengambilnya sesuai dengan pemodelan yang digunakan. Dengan hal ini, kita dapat memprediksi dan meminimalisir kesalahan serta mempercepat proses analisis data.
Referensi:
Dilley, John., Maggs, Bruce., Parikh, Jay., Prokop, Harald., Sitaraman, Ramesh., Weihl, Bill. (2002), Globally Distributed Content Delivery, Akamai Technologies: Globl Deployment of Data Centers. Hal 50-51
http://databases.about.com/od/datamining/a/datamining.htm
http://www.google.com/analytics/
http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?view=article&catid=20%3Ainformatika&id=481%3Adata-mining&option=com_content&Itemid=15
“Internet Media Baru Yang Ajaib”
Saat ini popularitas internet begitu terkenal bahkan dari anak kecil sampai manula sering memanfaatkan media baru ini. Internet memang dianggap salah satu perkembangan teknologi yang ajaib karena mampu mengubah pola hidup masyarakat dunia dengan waktunya yang cukup singkat. Cara berkomunikasi pun mengalami pergeseran dengan adanya internet ini. Namun, sebetulnya masih banyak orang yang belum paham pengertian dari internet itu sendiri.
Internet sendiri merupakan kependekan dari ‘inter-network’ yaitu rangkaian komputer yang terhubung antar beberapa rangkaian. Jadi, internet terbentuk dari interkoneksi milyaran komputer di seluruh dunia. Awalnya, komputer pengguna harus terhubung dengan sebuah server yang fungsinya mengatur akses dan mengirimkan data yang diminta beberapa client server yang menyebabkan pengguna dapat mengakses email, website, dan sebagainya. Untuk menghubungkan antara server dan komputer pengguna dibutuhkan protokol untuk menterjemahkan bahasa komputer. Pada tiap-tiap komputer memiliki Internet Protocol (IP) sebagai alat pengenal di dunia internet. IP address itu akan menginformasikan asal dari paket tersebut dan akan dikirim kemana. Agar komputer pengguna bisa melihat informasi yang sudah dikirim oleh server dibutuhkan web server seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome dan Safari.
Beberapa aplikasi dari internet tools menyajikan suatu cara berkomunikasi baru yang tak mengenal batasan geografis yang berimplikasi penyampaian pesan yang lebih cepat, murah dan efisien. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai sisitem kerja serta perbedaan dari beberapa aplikasi dari internet yang sering kita gunakan,antara lain:
1. Email
Email ini sistemnya seperti kita surat menyurat namun berada di dunia internet. Dulunya kita hanya dapat mengirim pesan berupa text namun seiring perkembangan teknologi yang ada kita dapat mengirim file digital melalui attachment mail. Tentunya dengan email ini jauh lebih efisien daripada dengan surat menyurat yang konvensional. Dengan email kita dapat mengirim pesan dan sampai hanya dalam beberapa menit dengan tak mengenal batasan geografis, biayanya pun murah serta kita tak usah mengeluarkan tenaga ekstra untuk pergi ke kantor pos. Cara kerja email ini sebenarnya hampir sama dengan surat biasa. Awalnya kita mengirim surat biasa ke kantor pos dulu, di internet email juga singgah dulu ke mail server kemudian disimpan di electronic box kemudian surat akan terkirim jika penerima telah membuka kotak emailnya. Namun, di dunia internet, proses tersebut berjalan dalam hitungan menit bahkan detik sehingga proses penyampaiannya pun sangat cepat. Saat ini, sudah banyak penyedia layanan email gratis seperti www.hotmail.com, www.yahoo.com, www.plasa.com dan sebagainya.
Ada dua jenis email, yaitu:
• Web Based Email merupakan layanan email yang langsung dapat diakses dari webserver (seperti Mozilla, Opera, Safari dan sebagainya). Kelebihan dari webmail ini adalah pengguna dapat mengakses emailnya dari komputer manapun asalkan komputer tersebut terhubung dengan koneksi internet. Namun, tentunya kekurangan dari webmail ini jika komputer tersebut dalam keadaan offline pengguna tak dapat mengakses emailnya.
• Application Based Mail merupakan layanan yang dapat mengakses email walaupun kita dalam keadaan offline dan dapat menghemat koneksi biaya internet. Contohnya dengan Microsoft Outlook, Outlook Express serta Windows Mail.
2. Mailing List
Mailing List ini biasa disebut milis. Milis ini merupakan salah satu pengembangan dari email yang banyak diminati. Milis ini seperti email kelompok dan biasanya digunakan di dalam organisasi untuk menginformasikan kepada seluruh anggotanya sehingga para anggota dapat saling berukar informasi secara praktis. Ada beberapa layanan penyedia milis seperti groups.yahoo.com. Sistem kerja dari milis ini yaitu jika salah satu anggota mengirimkan pesan maka otomatis akan diteruskan ke seluruh anggota. Dengan adanya milis, penggunanya dapat saling berdiskusi dan bertukar informasi dengan anggota yang sudah terdaftar dalam milis tersebut. Kita dapat melakukan pengaturan mengenai ketentuan dalam milis yang biasanya telah diatur oleh moderator.
3. Forum
Sebenarnya forum agak mirip dengan milis namun yang membedakannya adalah milis bersifat one may communication. Forum lebih bersifat interaktif dimana semua orang tanpa menjadi anggota dapat membaca dan berkomentar di dalamnya. Biasanya di dalam forum tersebut membicarakan suatu topic yang disebut thread. Contoh dari forum yang saat ini sedang marak diperbincangkan yaitu kaskus.us atau juga forum dari situs-situs seperti forum detik.com dan kapanlagi.com. Selain itu, perbedaan anatar forum dan milis terletak pada penerimaan pesannya. Seperti yang telah dijelaskan dalam email dan milis pesan diterima dulu dalam mailserver dan akan dikirimkan saat si penerima membuka notak emailnya. Namun, di dalam forum pesan langsung dikirim dan diterima tanpa disimpan dulu sehingga orang dapat langsung berinteraksi.
4. Website
Website atau World Wide Web (www) atau singkatnya disebut web merupakan media untuk menampilkan informasi di internet dengan bentuk yang penggunaanya mudah. Website berisi halaman internet berisi segala macam informasi baik tulisan, gambar, maupun musik sertya gabungan dari semuanya yang disajikan oleh pembuatnya. Untuk menyimpan, mengirim dan mengaturnya dibutuhkan webservers. URL (universal resource locators) merupakan alamat dari web tersebut ibaratnya seperti kodepos yang memungkinkan kita mengakses ke web tersebut. Web ini dapat bersifat one-way communication jika si pembuat hanya ingin menampilkan infromasi saja namun juga dapat bersifat komunikasi dua arah seperti situs jejaring sosial.
5. Blog
Weblog merupakan buku harian namun barada di website. Blog banyak dimanfaatkan di dunia internet sebgaai catatan pribadi mereka yang berisi cerita, pengalaman, maupun kehidupan pribadi si blogger. Blog ini sudah mulai dikenal sejak 1999. Seperti di situs pertemanan kita dapat saling menambah teman dengan melakukan blogwalking. Blogwalking ini istilah jika kita sedang mengunjungi blog orang lain. Kita dapat memebrikan komentar di blog orang lain tersebut kemudian URL menuju ke blog kita dan blog orang lain yang kita kunjungi akan melakukan kunjungan balik ke kita. Saat ini sudah banyak penyedia layanan blog gratis sepereti ordpress, blogspot, dan saat ini yang sedang digemari oleh kawula muda, tumblr.
6. Social Networking
Dalam beberapa tahun terakhir ini social networking menjadi fenomena tak hanya dunia namun juga di Indonesia. Saat ini, hampir semua orang memiliki account facebook. Social networking site atau disebut juga website community merupakan situs jejaring sosial yang menghubungkan orang yang memiliki minat yang sama. Inti dari social networking ini adalah interaktifitas dimana kita dapat saling bertukar komentar, mencari teman, bermain games, chatting antara teman, bertukar files dan sebagainya. Cara kerja situs social networking hampir sama dengan blog, namun dalam situs social networking, halaman pribadi kita berada pada satu situs bersama-sama dengan teman kita, sehingga memudahkan sosialisasi.Saat ini, situs jejaring sosial ini juga dimanfaatkan sebagai lahan berbisnis seperti online shop di facebook atau multiply. Selain itu, di myspace banyak orang yang menuangkan demo lagunya di halaman probadinya dan tak jarang banyak produser musik yang mencari penyanyi di situs tersebut. Tak hanya itu, situs social networking lainnya seperti twitter menjadi tempat pergerakan massa di dunia maya ketika terjadi pengeboman Hotel Rotz-Carlton Kuningan agar masyarakat dunia tak takut terhadap Indonesia pasca insiden tersebut.
Referensi:
http://finderonly.com/2009/03/07/10-situs-social-networking/
http://karodalnet.blogspot.com/2009/10/cara-kerja-internet.html
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2958287
http://myblog.fachru-rozi.com/2009/07/blog-adalah.html
Internet sendiri merupakan kependekan dari ‘inter-network’ yaitu rangkaian komputer yang terhubung antar beberapa rangkaian. Jadi, internet terbentuk dari interkoneksi milyaran komputer di seluruh dunia. Awalnya, komputer pengguna harus terhubung dengan sebuah server yang fungsinya mengatur akses dan mengirimkan data yang diminta beberapa client server yang menyebabkan pengguna dapat mengakses email, website, dan sebagainya. Untuk menghubungkan antara server dan komputer pengguna dibutuhkan protokol untuk menterjemahkan bahasa komputer. Pada tiap-tiap komputer memiliki Internet Protocol (IP) sebagai alat pengenal di dunia internet. IP address itu akan menginformasikan asal dari paket tersebut dan akan dikirim kemana. Agar komputer pengguna bisa melihat informasi yang sudah dikirim oleh server dibutuhkan web server seperti Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome dan Safari.
Beberapa aplikasi dari internet tools menyajikan suatu cara berkomunikasi baru yang tak mengenal batasan geografis yang berimplikasi penyampaian pesan yang lebih cepat, murah dan efisien. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai sisitem kerja serta perbedaan dari beberapa aplikasi dari internet yang sering kita gunakan,antara lain:
1. Email
Email ini sistemnya seperti kita surat menyurat namun berada di dunia internet. Dulunya kita hanya dapat mengirim pesan berupa text namun seiring perkembangan teknologi yang ada kita dapat mengirim file digital melalui attachment mail. Tentunya dengan email ini jauh lebih efisien daripada dengan surat menyurat yang konvensional. Dengan email kita dapat mengirim pesan dan sampai hanya dalam beberapa menit dengan tak mengenal batasan geografis, biayanya pun murah serta kita tak usah mengeluarkan tenaga ekstra untuk pergi ke kantor pos. Cara kerja email ini sebenarnya hampir sama dengan surat biasa. Awalnya kita mengirim surat biasa ke kantor pos dulu, di internet email juga singgah dulu ke mail server kemudian disimpan di electronic box kemudian surat akan terkirim jika penerima telah membuka kotak emailnya. Namun, di dunia internet, proses tersebut berjalan dalam hitungan menit bahkan detik sehingga proses penyampaiannya pun sangat cepat. Saat ini, sudah banyak penyedia layanan email gratis seperti www.hotmail.com, www.yahoo.com, www.plasa.com dan sebagainya.
Ada dua jenis email, yaitu:
• Web Based Email merupakan layanan email yang langsung dapat diakses dari webserver (seperti Mozilla, Opera, Safari dan sebagainya). Kelebihan dari webmail ini adalah pengguna dapat mengakses emailnya dari komputer manapun asalkan komputer tersebut terhubung dengan koneksi internet. Namun, tentunya kekurangan dari webmail ini jika komputer tersebut dalam keadaan offline pengguna tak dapat mengakses emailnya.
• Application Based Mail merupakan layanan yang dapat mengakses email walaupun kita dalam keadaan offline dan dapat menghemat koneksi biaya internet. Contohnya dengan Microsoft Outlook, Outlook Express serta Windows Mail.
2. Mailing List
Mailing List ini biasa disebut milis. Milis ini merupakan salah satu pengembangan dari email yang banyak diminati. Milis ini seperti email kelompok dan biasanya digunakan di dalam organisasi untuk menginformasikan kepada seluruh anggotanya sehingga para anggota dapat saling berukar informasi secara praktis. Ada beberapa layanan penyedia milis seperti groups.yahoo.com. Sistem kerja dari milis ini yaitu jika salah satu anggota mengirimkan pesan maka otomatis akan diteruskan ke seluruh anggota. Dengan adanya milis, penggunanya dapat saling berdiskusi dan bertukar informasi dengan anggota yang sudah terdaftar dalam milis tersebut. Kita dapat melakukan pengaturan mengenai ketentuan dalam milis yang biasanya telah diatur oleh moderator.
3. Forum
Sebenarnya forum agak mirip dengan milis namun yang membedakannya adalah milis bersifat one may communication. Forum lebih bersifat interaktif dimana semua orang tanpa menjadi anggota dapat membaca dan berkomentar di dalamnya. Biasanya di dalam forum tersebut membicarakan suatu topic yang disebut thread. Contoh dari forum yang saat ini sedang marak diperbincangkan yaitu kaskus.us atau juga forum dari situs-situs seperti forum detik.com dan kapanlagi.com. Selain itu, perbedaan anatar forum dan milis terletak pada penerimaan pesannya. Seperti yang telah dijelaskan dalam email dan milis pesan diterima dulu dalam mailserver dan akan dikirimkan saat si penerima membuka notak emailnya. Namun, di dalam forum pesan langsung dikirim dan diterima tanpa disimpan dulu sehingga orang dapat langsung berinteraksi.
4. Website
Website atau World Wide Web (www) atau singkatnya disebut web merupakan media untuk menampilkan informasi di internet dengan bentuk yang penggunaanya mudah. Website berisi halaman internet berisi segala macam informasi baik tulisan, gambar, maupun musik sertya gabungan dari semuanya yang disajikan oleh pembuatnya. Untuk menyimpan, mengirim dan mengaturnya dibutuhkan webservers. URL (universal resource locators) merupakan alamat dari web tersebut ibaratnya seperti kodepos yang memungkinkan kita mengakses ke web tersebut. Web ini dapat bersifat one-way communication jika si pembuat hanya ingin menampilkan infromasi saja namun juga dapat bersifat komunikasi dua arah seperti situs jejaring sosial.
5. Blog
Weblog merupakan buku harian namun barada di website. Blog banyak dimanfaatkan di dunia internet sebgaai catatan pribadi mereka yang berisi cerita, pengalaman, maupun kehidupan pribadi si blogger. Blog ini sudah mulai dikenal sejak 1999. Seperti di situs pertemanan kita dapat saling menambah teman dengan melakukan blogwalking. Blogwalking ini istilah jika kita sedang mengunjungi blog orang lain. Kita dapat memebrikan komentar di blog orang lain tersebut kemudian URL menuju ke blog kita dan blog orang lain yang kita kunjungi akan melakukan kunjungan balik ke kita. Saat ini sudah banyak penyedia layanan blog gratis sepereti ordpress, blogspot, dan saat ini yang sedang digemari oleh kawula muda, tumblr.
6. Social Networking
Dalam beberapa tahun terakhir ini social networking menjadi fenomena tak hanya dunia namun juga di Indonesia. Saat ini, hampir semua orang memiliki account facebook. Social networking site atau disebut juga website community merupakan situs jejaring sosial yang menghubungkan orang yang memiliki minat yang sama. Inti dari social networking ini adalah interaktifitas dimana kita dapat saling bertukar komentar, mencari teman, bermain games, chatting antara teman, bertukar files dan sebagainya. Cara kerja situs social networking hampir sama dengan blog, namun dalam situs social networking, halaman pribadi kita berada pada satu situs bersama-sama dengan teman kita, sehingga memudahkan sosialisasi.Saat ini, situs jejaring sosial ini juga dimanfaatkan sebagai lahan berbisnis seperti online shop di facebook atau multiply. Selain itu, di myspace banyak orang yang menuangkan demo lagunya di halaman probadinya dan tak jarang banyak produser musik yang mencari penyanyi di situs tersebut. Tak hanya itu, situs social networking lainnya seperti twitter menjadi tempat pergerakan massa di dunia maya ketika terjadi pengeboman Hotel Rotz-Carlton Kuningan agar masyarakat dunia tak takut terhadap Indonesia pasca insiden tersebut.
Referensi:
http://finderonly.com/2009/03/07/10-situs-social-networking/
http://karodalnet.blogspot.com/2009/10/cara-kerja-internet.html
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2958287
http://myblog.fachru-rozi.com/2009/07/blog-adalah.html
“Pemasaran Konvensional dan Pemasaran Internet”
Internet dan berbagai media digital lainnya seperti televisi digital dan telepon genggam mampu menciptakan interaksi yang sebelumnya merupakan hal yang mustahil. Media yang baru ini dan cara pengaksesannya telah menciptakan profil demografi yang berbeda dari keseluruhan populasi dan perbedaan sikap ketika mereka sedang menggunakan internet dengan menggunakan media lainnya.
Perbedaan antara pemasaran konvensional dengan pemasaran internet terletak pada media digital yang digunakan. Pemasaran internet dapat diasumsikan sebagai segala usaha pemasaran melalui internet. Ibaratnya, toko kita menjual produk melalui website sebagai “toko” online kita. Pergeseran makna pemasaran internet dengan pemasaran konvensional ini terletak pada kecendrungan produknya yang cendrung digital yaitu data dan tekniknya secara bertingkat dan menyebar. Walaupun dalam pemasaran konvensional juga dilakukan pemasaran lewat iklan di media salah satunya internet, pemasaran internet cakupannya lebih luas daripada media konvensional lainnya seperti televisi dan radio karena lebih cepat, efektif murah dan dapat menembus ruang dan waktu.
John Deighton dari Harvard Business School mengidentifikan hal-hal yang tak dapat dipisahkan dari media digital:
• Konsumen mencari informasi
• Konsumen memprakarsai kontak
• Merupakan media yang dapat menyerap intensitas yang tinggi dimana pemasar memiliki perhatian penuh dari konesumen ketika mereka sedang melihat website.
• Perusahaan dapat mengumpulkan dan menyimpan reaksi dari individu yang ada.
• Kebutuhan individu dari konsumen dapat ditampung dalam dialog selanjutnya.
Internet ini merupakan media penarik yang tentunya berbeda dengan media pendorong yang biasa digunakan pada pemasaran massa. Hal ini terjadi karena konsumen dengan secara sadar mengunjungi situs yang memiliki informasi yang mereka cari. Dampak bagi pemasar adalah strategi dari pemasaran internet ini harus fokus terhadap jumlah pengunjung situs yang didapat. Hal ini menyebabkan mempromosikan lokasi website merupakan sesuatu yang penting bagi perusahaan. Ada dua metode untuk mengatasi hal ini. Pertama, menyertakan alamat website pada promosi offline yang menggunakan media-media konvensional seperti televisi, koran dan radio. Kedua, dengan online promotion dimana digunakan untuk membantu konsumen menemukan website tersebut melalui mesin pencari, URL, iklan banner, situs jejaring, reciprocal links dan directories.
Internet juga lebih interaktif dibanding dengan media konvensional lainnya dan merupakan media yang one-to-one. Melalui database yang ada ketika konsumen membuat profil tentang diri mereka, internet dapat digunakan untuk membangun hubungan jangka panjang dan membangun pelayanan yang lebih spesifik dan konsumen mendapatkan kebutuhan yang mereka cari. Dengan memberikan hal-hal yang dapat menarik perhatian konsumen terhadap website kemudian memegang ketertarikan mereka merupakan tujuan yang penting dalam komunikasi pemasaran internet. Konten yang bagus dapat menjadi kunci untuk menarik konsumen terhadap website tersebut dan menjaga keterkaitan serta mencapai kunjungan yang berulang-ulang.
Ada beberapa faktor yang harus dihindari ketika memulai pemasaran internet:
• Pemahaman yang salah dimana bisnis mereka berada
• Berfokus pada:
- Produk → banyak website yang masih produk sentris dibanding konsumen sentris
- Produksi
- Teknologi → teknologi hanya merupakan penghubung bukan tujuan
- Penjualan → kultur pada internet yaitu berdasarkan konsumen mencari informasi sebagai pertimbangan keputusan membeli daripada desakan yang kuat untuk membeli.
Daripada:
- Kebutuhan konsumen
- Kesempatan pasar
• Ketidakinginan untuk berinovasi.
• Kepicikan terhadap pemikiran strategi
• Kurangnya kekuatan dan arah dari CEO
• Hanya memberikan pemasaran sebagai “status anak angkat” di belakang keuangan, produksi dan teknologi.
Setiap organisasi yang melihat dan mendefinisikan bisnis dalam sesuatu dan bukan pada keuntungan pelanggan maka ia belum mengambil langkah pertama dalam mencapai orientasi pasar. Organisasi yang seperti itu menderita “kerabunan pemasaran”. Hal tersebut didapat dari perusahaan yang picik dan memiliki pemikiran yang dangkal mengenai bisnis.
Jika pemasaran internet menjadi terintegrasi dan secara penuh terbangun sebagai alat manajemen strategi pemasaran maka dibutuhkan pemahaman aplikasi yang lebih luas diantara proses keseluruhan pemasaran daripada hanya sekedar menggunakannya sebagai alat komunikasi dan alat penjualan.
Bersama dengan memonitori lingkungan pemasaran sebuah perusahaan, ada juga hal yang harus diteliti mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen (penelitian pasara) dan memonitor efektifitas dari aktifitas pemasaran (penelitian pemasaran). Internet menyediakan sebuah sarana yang dapat pemasara raih secara cepat dan akses yang luas untuk pasar sekunder dan data konsumen. Internet juga dapat digunakan untuk memahami lingkungan makro dan mikro dalam pemasaran. Dengan memonitor informasi yang ada di internet, perusahaan dapat lebih akurat dalam penilaian situasi yang kompentitif dan mengidentifikasi kesemoatan pasar yang potensial.
Internet menyediakan perusahaan dengan media baru yang menawarkan kesempatan untuk mengintegrasi keseluruhan alat-alat promosi. Hal tersbut memberikan manfaat bahwa kedalaman dan keluasan dari informasi dapat disipakan di website. Promosi melalui internet bekerja dengan cara yang sama dengan alat promosi lainnya dan terlepas dari media yang ada masih tumbuh dan khalayak menjadi mengecil serta lebih terbagi-bagi, promosi melalui internet akan berkembang lebih cepat.
Perdagangan berdasarkan internet atau e-commerce saat ini ada bermacam-macam tergantung dengan produk yang cocok dengan penjualan online. Dalam beberapa sektor business-to-business seprti alat-alat elektronik, internet dengan cepat menjadi media utama dalam penjualan produk. Dalam beberapa produk, internet juga menjadi metode pembelian yang disukai. Perdagangan elektronik memiliki implikasi terhadap sarana distribusi sehubungan dengan pengiriman barang, bagaimana produk dan jasa dipesan serta pajak yang harus dibayar. Bagi konsumen, keuntungan yang signifikan dari pemasaran internet ini yaitu menyediakan akses ke pasar global dari berbagai situs belanja online.
Perbedaan antara pemasaran konvensional dengan pemasaran internet terletak pada media digital yang digunakan. Pemasaran internet dapat diasumsikan sebagai segala usaha pemasaran melalui internet. Ibaratnya, toko kita menjual produk melalui website sebagai “toko” online kita. Pergeseran makna pemasaran internet dengan pemasaran konvensional ini terletak pada kecendrungan produknya yang cendrung digital yaitu data dan tekniknya secara bertingkat dan menyebar. Walaupun dalam pemasaran konvensional juga dilakukan pemasaran lewat iklan di media salah satunya internet, pemasaran internet cakupannya lebih luas daripada media konvensional lainnya seperti televisi dan radio karena lebih cepat, efektif murah dan dapat menembus ruang dan waktu.
John Deighton dari Harvard Business School mengidentifikan hal-hal yang tak dapat dipisahkan dari media digital:
• Konsumen mencari informasi
• Konsumen memprakarsai kontak
• Merupakan media yang dapat menyerap intensitas yang tinggi dimana pemasar memiliki perhatian penuh dari konesumen ketika mereka sedang melihat website.
• Perusahaan dapat mengumpulkan dan menyimpan reaksi dari individu yang ada.
• Kebutuhan individu dari konsumen dapat ditampung dalam dialog selanjutnya.
Internet ini merupakan media penarik yang tentunya berbeda dengan media pendorong yang biasa digunakan pada pemasaran massa. Hal ini terjadi karena konsumen dengan secara sadar mengunjungi situs yang memiliki informasi yang mereka cari. Dampak bagi pemasar adalah strategi dari pemasaran internet ini harus fokus terhadap jumlah pengunjung situs yang didapat. Hal ini menyebabkan mempromosikan lokasi website merupakan sesuatu yang penting bagi perusahaan. Ada dua metode untuk mengatasi hal ini. Pertama, menyertakan alamat website pada promosi offline yang menggunakan media-media konvensional seperti televisi, koran dan radio. Kedua, dengan online promotion dimana digunakan untuk membantu konsumen menemukan website tersebut melalui mesin pencari, URL, iklan banner, situs jejaring, reciprocal links dan directories.
Internet juga lebih interaktif dibanding dengan media konvensional lainnya dan merupakan media yang one-to-one. Melalui database yang ada ketika konsumen membuat profil tentang diri mereka, internet dapat digunakan untuk membangun hubungan jangka panjang dan membangun pelayanan yang lebih spesifik dan konsumen mendapatkan kebutuhan yang mereka cari. Dengan memberikan hal-hal yang dapat menarik perhatian konsumen terhadap website kemudian memegang ketertarikan mereka merupakan tujuan yang penting dalam komunikasi pemasaran internet. Konten yang bagus dapat menjadi kunci untuk menarik konsumen terhadap website tersebut dan menjaga keterkaitan serta mencapai kunjungan yang berulang-ulang.
Ada beberapa faktor yang harus dihindari ketika memulai pemasaran internet:
• Pemahaman yang salah dimana bisnis mereka berada
• Berfokus pada:
- Produk → banyak website yang masih produk sentris dibanding konsumen sentris
- Produksi
- Teknologi → teknologi hanya merupakan penghubung bukan tujuan
- Penjualan → kultur pada internet yaitu berdasarkan konsumen mencari informasi sebagai pertimbangan keputusan membeli daripada desakan yang kuat untuk membeli.
Daripada:
- Kebutuhan konsumen
- Kesempatan pasar
• Ketidakinginan untuk berinovasi.
• Kepicikan terhadap pemikiran strategi
• Kurangnya kekuatan dan arah dari CEO
• Hanya memberikan pemasaran sebagai “status anak angkat” di belakang keuangan, produksi dan teknologi.
Setiap organisasi yang melihat dan mendefinisikan bisnis dalam sesuatu dan bukan pada keuntungan pelanggan maka ia belum mengambil langkah pertama dalam mencapai orientasi pasar. Organisasi yang seperti itu menderita “kerabunan pemasaran”. Hal tersebut didapat dari perusahaan yang picik dan memiliki pemikiran yang dangkal mengenai bisnis.
Jika pemasaran internet menjadi terintegrasi dan secara penuh terbangun sebagai alat manajemen strategi pemasaran maka dibutuhkan pemahaman aplikasi yang lebih luas diantara proses keseluruhan pemasaran daripada hanya sekedar menggunakannya sebagai alat komunikasi dan alat penjualan.
Bersama dengan memonitori lingkungan pemasaran sebuah perusahaan, ada juga hal yang harus diteliti mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen (penelitian pasara) dan memonitor efektifitas dari aktifitas pemasaran (penelitian pemasaran). Internet menyediakan sebuah sarana yang dapat pemasara raih secara cepat dan akses yang luas untuk pasar sekunder dan data konsumen. Internet juga dapat digunakan untuk memahami lingkungan makro dan mikro dalam pemasaran. Dengan memonitor informasi yang ada di internet, perusahaan dapat lebih akurat dalam penilaian situasi yang kompentitif dan mengidentifikasi kesemoatan pasar yang potensial.
Internet menyediakan perusahaan dengan media baru yang menawarkan kesempatan untuk mengintegrasi keseluruhan alat-alat promosi. Hal tersbut memberikan manfaat bahwa kedalaman dan keluasan dari informasi dapat disipakan di website. Promosi melalui internet bekerja dengan cara yang sama dengan alat promosi lainnya dan terlepas dari media yang ada masih tumbuh dan khalayak menjadi mengecil serta lebih terbagi-bagi, promosi melalui internet akan berkembang lebih cepat.
Perdagangan berdasarkan internet atau e-commerce saat ini ada bermacam-macam tergantung dengan produk yang cocok dengan penjualan online. Dalam beberapa sektor business-to-business seprti alat-alat elektronik, internet dengan cepat menjadi media utama dalam penjualan produk. Dalam beberapa produk, internet juga menjadi metode pembelian yang disukai. Perdagangan elektronik memiliki implikasi terhadap sarana distribusi sehubungan dengan pengiriman barang, bagaimana produk dan jasa dipesan serta pajak yang harus dibayar. Bagi konsumen, keuntungan yang signifikan dari pemasaran internet ini yaitu menyediakan akses ke pasar global dari berbagai situs belanja online.
Bienvenida!!
Selamat datang di blog lain saya...blog ini saya khususkan untuk blog tempat saya menaruh beberapa penugasan tugas kuliah. Ya tentu aja kuliah pasti ada tugas dong dan kalau lagi kedatengan tugas pasti pada gak nyantai semua tugasnya hehehe
Tapi, mengutip perkataan teman saya "tugas itu buat dikerjain bukan buat dipikirin". Yaiyalah emang kalo dipikirin tugasnya bakal selesai?? jadi saya yakin setiap tugas itu pasti akan selesai kalau kita ada niat buat ngerjainnya.
So.. bagi para mahasiswa ataupun pelajar lainnya jangan mau kalah sama tugas walaupun tugasnya mati satu tumbuh seribu, tetap semangat dan selamat berjuang yaaa karena setiap habis gelap terbitlah terang. Yap,There's Always Morning After Dark!
Tapi, mengutip perkataan teman saya "tugas itu buat dikerjain bukan buat dipikirin". Yaiyalah emang kalo dipikirin tugasnya bakal selesai?? jadi saya yakin setiap tugas itu pasti akan selesai kalau kita ada niat buat ngerjainnya.
So.. bagi para mahasiswa ataupun pelajar lainnya jangan mau kalah sama tugas walaupun tugasnya mati satu tumbuh seribu, tetap semangat dan selamat berjuang yaaa karena setiap habis gelap terbitlah terang. Yap,There's Always Morning After Dark!
Subscribe to:
Posts (Atom)

